Articles

Program Doktor (S3) Ilmu Nutrisi dan Pakan (INP)

Peningkatan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) bidang Nutrisi dan Pakan semakin meningkat dengan berkembangnya industri peternakan di Indonesia.  PS Mayor Ilmu Nutrisi dan Pakan (PS INP)  berkewajiban berperan aktif dalam menghasilkan SDM berkualitas tinggi yang siap, baik dari segi konsep maupun aplikasinya.  Berdirinya PS Mayor INP diawali  dari PS Ilmu Ternak.  PS Ilmu Ternak diselenggarakan  dari tahun 1975 sampai tahun 2007 dan memperoleh SK Perizinan pada tanggal 2 Oktober 1993 dengan SK DIKTI No. 584/DIKTI/Kep/1993.  Sesuai dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan SDM bidang Nutrisi dan Pakan,  PS Mayor INP berdiri tanggal 22 Maret 2007 dengan SK Rektor IPB No. 027/K13/PP/2007. 

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Program Pascasarjana INP


Visi :


"Menjadikan Mayor INP sebagai program unggulan dalam   pendidikan  pascasarjana dan penelitian kelas dunia dengan kompetensi utama bidang nutrisi dan pakan tropika." 

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan Program Pascasarjana yang berbasis penelitian untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang mandiri, berkemampuan menemukan hal baru, mengembangkan serta menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi
  2. Menjadi penentu kecenderungan (trend setter) bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi khususnya di bidang nutrisi dan pakan
  3. Menjadi penggerak pembangunan peternakan berkebudayaan industri yang berasaskan pada pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, untuk sebesar-besarnya kesejahteraan bangsa Indonesia dan umat manusia
  4. Menyebarkan hasil penelitian terapan, kaji tindak maupun paket teknologi tepat guna untuk dimanfaatkan dalam kegiatan produktif  dan peningkatan mutu kehidupan masyarakat.

Tujuan :

  1. Menghasilkan lulusan Doktor yang memiliki    kemandirian dan kemampuan dalam pendidikan, penelitian dan pengembangan bidang  Ilmu Nutrisi dan Pakan
  2. Menghasilkan pengembangan ilmu dan inovasi teknologi baru yang dapat memanfaatkan sumberdaya alam lokal secara optimal dan berkelanjutan, sehingga dapat mempercepat proses pembaharuan, pengembangan serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang nutrisi dan pakan untuk peternakan tropis.

Sasaran :

Sasaran yang hendak dicapai adalah memenuhi kebutuhan SDM profesional yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang nutrisi dan pakan lanjutan yang dibutuhkan di berbagai perguruan tinggi, lembaga-lembaga penelitian, instansi pemerintah dan industri peternakan

Tahapan yang harus dilalui oleh mahasiswa dari mulai mendaftar sebagai calon mahasiswa sampai menyelesaikan studi telah dibuat jelas dan transparan melalui penerbitan Prosedur Operasional Baku (POB).  Tahapan ini meliputi: sistem penyeleksian, pengambilan mata kuliah, evaluasi, ujian kualifikasi, pembuatan proposal, kolokium, penelitian, sidang komisi, seminar, penulisan disertasi, ujian tertutup dan ujian terbuka.  Melalui sistem yang jelas ini mahasiswa maupun program studi dapat terus mengevaluasi kemajuan studinya. 

Dosen PS INP semuanya berasal dari Departemen INTP, semua bergelar Doktor (25 orang) dan 5 orang bergelar Guru Besar (Profesor).  Untuk pembimbingan disertasi, PS INP juga melibatkan dosen dari luar Departemen INTP, bahkan dari luar IPB (lembaga pemerintah dan swasta).  

Sejak tahun 2007, kurikulum yang digunakan oleh PS INP adalah kurikulum Mayor-Minor. Struktur kurikulum Program Doktor Mayor INP terdiri atas: Mata Kuliah Wajib SPs IPB (2 sks), Mata Kuliah Wajib Mayor INP (27 sks), Mata Kuliah  Pilihan Mayor (12 sks) terdiri atas 2, yaitu Kelompok Pakan dan Kelompok Nutrisi.  Mahasiswa harus memilih Mata Kuliah Pilihan Mayor  Kelompok Pakan atau Kelompok Nutrisi. Untuk menjadi Doktor Program Mayor INP, mahasiswa harus menyelesaikan minimum sebanyak 41 sks.  Kurikulum Program Doktor Mayor INP dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat menjawab atau memenuhi kebutuhan masyarakat terdekat maupun secara Nasional dan Internasional.  Mahasiswa Program Doktor Mayor INP sebagian besar berasal dari instansi yang memerlukan tenaga ahli nutrisi atau pakan, sehingga 2 grup pilihan mata kuliah tersebut sudah memenuhi kebutuhan mahasiswa secara individual maupun kelompok.