Arsip Berita

FFT 2012
Bertempat di Gedung Pusat Komputer IPB pada (22/9) Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak (HIMASITER), Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan IPB menyelenggarakan Feed Formulation Training 2012 (FFT-2012). Acara ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh HIMASITER. Kali ini peserta training banyak yang berasal dari kalangan professional baik dari industri pakan maupun industri peternakan, disamping itu pelatihan ini juga diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari Bogor dan Jakarta.

Dalam acara pembukaan, Dian Purwanti selaku Kutua Panitia memaparkan bahwa kesempatan pelatihan Brill ini sangat jarang ditemukan, maka kesempatan ini harus digunakan sebaik mungkin sehingga penggunaan program Brill dalam formulasi ransum dan premix dapat diaplikasikan, sehingga dapat membantu memajukan industri peternakan.

Trainer dalam acara ini berasal dari dosen Fakultas Peternakan IPB, Prosfesional, dan Brill Alternative Country Manager. Materi pertama dalam pelatihan ini disampaikan oleh Dr. Ir. Idat Galih Permana, MSc.Agr, dosen Departemen INTP, menyampaikan materi Teknik Formulasi Ransum. Pada kesempatan kedua Dr.Ir. Nahrowi, M.Sc. memaparkan materi Pengenalan Bahan Pakan. Pada kesempatan tersebut Prof. Nahrowi menyarankan memanfaatkan bahan-bahan lokal dalam menyusun ransum. Lebih lanjut Prof. Nahrowi juga menjelaskan bahwa salah satu permasalahan dalam penyusunan ransum adalah sumber produksi.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ir. Jopiyanto MM, Country Manager Brill Alternativ, memaparkan manfaat dan keunggulan program Brill. Selain itu peserta juga diberikan pelatihan langsung dalam menjalankan program Brill yang kemudian dilanjutkan dengan latihan formulasi ransum unggas dan ruminansia yang disampaikan oleh Dr.Ir. Idat Galih Permana MSc.Agr.  

Materi selanjutnya disampaikan oleh Wira Wisnu S.Pt. MSi.  dari PT. Trouw Nutrition yang mengupas tentang Formulasi Premix. Wira menjelaskan tentang macam-macam premix serta feed additive dan karakteristiknya. Dalam pemapaparannya Wira menyampaikan bahwa kedepan harus diperhatikan perbandingan antara keberlanjutan sumberdaya yang terbatas dengan permintaan output yang tinggi. [himasiter]