Arsip Berita

Sub Sektor Peternakan berkontribusi terhadap pemanasan global melalui emisi gas methan dan N2O. Dalam sektor pertanian, kontribusi sub sektor peternakan dalam menyumbang methan adalah sekitar 17.5%. Sumbangan emisi ini terutama berasal dari ternak ruminansia seperti ternak sapi, kerbau, kambing dan domba. Untuk mengetahui metode perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan dari sub sektor peternakan, pada hari Sabtu 22 Januari 2010 lalu, bertempat di Ruang Kolokium, Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HIWACANA) Fakultas Peternakan IPB menyelenggarakan Pelatihan Inventory Gas Rumah Kaca pada Bidang Peternakan dengan Menggunakan ALU Software. Pelatihan penggunaan ALU Software ini disampaikan oleh Dr.Ir. Idat G. Permana MSc, dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan.

Dalam pelatihan tersebut para perserta diajarkan cara perhitungan emisi methan dan N2O serta perhitungannya menggunakan ALU software, yang khusus digunakan untuk inventory gas rumah kaca dari sektor pertanian. Metode yang digunakan dalam perhitungan gas rumah kaca dalam software ini didasarkan atas methode IPCC 1996, 2000, 2003, dan 2006. Software ini dikembangkan pertama kali oleh Colorado State University. [igp]