Mengenang Guru Besar Agrostologi: Prof.Dr.Ir. Soedarmadi H, MSc

soedarmadi

Prof. Soedarmadi, yang lahir di Kebumen 75 tahun silam, terkenal sebagai sosok yang ramah, rendah hati dan penyayang. Prof. Soedarmadi memiliki dedikasi yang tinggi pada pendidikan. Usai menyelesaikan pendidikan tinggi di Philipina, beliau menekuni ilmu hijauan makanan ternak dari segi keragaman, agronomi hingga kualitas hijauan. Di sela kesibukannya, Prof. Soedarmadi memprakarsai berdirinya Himpunan Ilmuwan Tanaman Pakan Indonesia (HITPI). Berbagai karya yang dihasilkan didedikasikan untuk kepentingan masyarakat.

Curahan tenaga maupun pemikiran-pemikiran Prof. Soedarmadi terus mengalir untuk perkembangan Departemen INTP maupun Fakultas Peternakan IPB. Beliau pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan Fakultas Peternakan (1980-1983; 1987-1989; 1993-1994), Kepala Laboratorium Agrostologi (1984-1994) dan Wakil Ketua Komisi Akademik IPB (1985-1987). Aktivitas beliau yang tinggi mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan, hingga pada tahun 1994-1999 berkesempatan menjadi rektor di Universitas Jambi. Selanjutnya Prof. Soedarmadi mendapat kepercayaan sebagai Dekan Fakultas Peternakan IPB (1999-2003), Ketua Senat Fakultas Peternakan IPB (2005) dan Anggota Dewan Guru Besar IPB (2005-2016).

Berbagai jabatan yang dipercayakan kepada Prof. Soedarmadi dijalankan dengan penuh amanah. Kepiawaian beliau di kampus tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan sang istri, Nyonya Suparmi, yang merawat keluarga dengan apik. Keempat putra beliau telah tumbuh dewasa dengan penuh kasih sayang.

soedarmadi

Prof. Soedarmadi bersama mahasiswa

Pada tanggal 28 Juni 2016, Allah telah memanggil beliau untuk beristirahat setelah perjalanan panjang kehidupan. Rasa kehilangan yang besar dirasakan oleh segenap staf Departemen INTP, anak bimbing dan alumni. Namun demikian, kepergian Prof. Soedarmadi bukan hanya untuk ditangisi namun menjadi inspirasi bagi segenap pemuda pemudi.

"Selamat jalan Prof. Soedarmadi, semoga ilmu dan amal yang telah dicurahkan menjadi bekal di surga Sang Pencipta"

(by: nur.rochmah.kumalasari)