Orasi Ilmiah Prof.Dr.Ir. Yuli Retnani, MSc

Sabtu, 13 Februari 2016, Prof.Dr.Ir. Yuli Retnani, MSc menyampaikan orasi ilmiah di hadapan sekitar 400 undangan di gedung Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga. Di antara civitas akademik IPB turut hadir undangan Ketua MPR RI, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Walikota Bogor, Rektor Universitas Hasanudin, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Kepala BP3IPTEK, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, pimpinan lembaga peneliti, perwakilan BUMN dan pimpinan perusahaan swasta mitra IPB.

Orasi Prof. Yuli Retnani berjudul "INOVASI PENGOLAHAN PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK DI DAERAH PERKOTAAN, RAWAN PAKAN DAN BENCANA". Di dalam orasinya, Prof. Yuli Retnani mengulas mengenai inovasi pengolahan pakan untuk mengatasi masalah kelangkaan pakan. Orasi ilmiah yang disampaikan merupakan kompilasi hasil-hasil penelitian sejak tahun 2009, baik penelitian mandiri maupun penelitian bersama. Salah satu pokok bahasan utama adalah optimalisasi teknologi pengolahan pakan dapat dilakukan dengan membuat, menyimpan dan mendistribusikan pakan ke daerah yang membutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi teknologi pengolahan pakan dapat dilakukan dengan membuat, menyimpan dan mendistribusikan pakan ke daerah yang membutuhkan. Teknologi pengolahan pakan memungkinkan untuk mengolah bahan baku pakan yang melimpah berasal dari limbah yang terbuang.

Pada akhir orasi ilmiahnya, Prof. Yuli Retnani memberikan rekomendasi untuk mengaplikasikan inovasi pengolahan pakan bentuk wafer dan biskuit yang awet, berkualitas, mudah didapat sepanjang tahun, dan mempunyai nilai ekonomis tinggi, untuk mengatasi masalah lingkungan dan meningkatkan ketersediaan pakan, serta meningkatkan produktivitas ternak. Prof. Yuli Retnani mengharapkan dukungan pemerintah, BUMN dan perusahaan swasta untuk bekerja sama dalam penerapan inovasi pengolahan produk pakan yang bersih, awet, dan tidak mencemari lingkungan dapat dijadikan pakan bersih untuk hewan qurban di daerah perkotaan sehingga ritual penyediaan hewan kurban yang meningkat setiap tahun tidak mencemari lingkungan perkotaan.(nrk)